Explore the latest books of this year!
Bookbot

Cloning Miranda

More about the book

Semua terbalik-balik. Semua yang kupikir benar ternyata dusta. Kupikir, orangtuaku adalah orang-orang rasional dan menekankan kejujuran di atas segalanya. Mereka memang jujur dalam setiap hal-hal kecil, tapi ternyata bohong tentang hal paling besar: kehidupanku. Seperti tokoh Prospero dari cerita The Tempest yang melakukan sihir demi putrinya. Itulah yang dilakukan Ibu dan Ayah. Tapi, ini berarti seseorang harus dibunuh. Ibu dan ayahku akan jadi pembunuh! Sebagai anak tunggal dari orangtua yang kaya raya, Miranda memiliki segalanya. Kecantikan, kecerdasan, juga sebuah peran penting dalam resital balet di sekolahnya. Lalu, tiba-tiba bencana itu datang.... Miranda harus menghadapi kenyataan dirinya terjangkit penyakit langka yang mematikan. Pandangannya jadi kabur. Dunia hanya menyisakan kegelapan untuknya. Nasibnya pun seolah sudah ditentukan. Namun, itu belum apa-apa. Ada kenyataan lain yang jauh lebih mengerikan bagi Miranda. Saat matanya tak bisa melihat, dia justru mampu dengan jelas mengenali siapa sesungguhnya orangtuanya....

Book purchase

Cloning Miranda, Carol Matas

Language
Released
2004
product-detail.submit-box.info.binding
(Paperback),
Book condition
Damaged
Price
€1.65

Payment methods

No one has rated yet.Add rating

Title
Cloning Miranda
Language
English
Released
2004
Format
Paperback
Pages
86
ISBN10
3125780209
ISBN13
9783125780200
Series
Description
Semua terbalik-balik. Semua yang kupikir benar ternyata dusta. Kupikir, orangtuaku adalah orang-orang rasional dan menekankan kejujuran di atas segalanya. Mereka memang jujur dalam setiap hal-hal kecil, tapi ternyata bohong tentang hal paling besar: kehidupanku. Seperti tokoh Prospero dari cerita The Tempest yang melakukan sihir demi putrinya. Itulah yang dilakukan Ibu dan Ayah. Tapi, ini berarti seseorang harus dibunuh. Ibu dan ayahku akan jadi pembunuh! Sebagai anak tunggal dari orangtua yang kaya raya, Miranda memiliki segalanya. Kecantikan, kecerdasan, juga sebuah peran penting dalam resital balet di sekolahnya. Lalu, tiba-tiba bencana itu datang.... Miranda harus menghadapi kenyataan dirinya terjangkit penyakit langka yang mematikan. Pandangannya jadi kabur. Dunia hanya menyisakan kegelapan untuknya. Nasibnya pun seolah sudah ditentukan. Namun, itu belum apa-apa. Ada kenyataan lain yang jauh lebih mengerikan bagi Miranda. Saat matanya tak bisa melihat, dia justru mampu dengan jelas mengenali siapa sesungguhnya orangtuanya....